• Ini Barang Permintaan Kerajaan Arab yang Tak Bisa Disanggupi

    Suara.com - Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan akan berada di Indonesia selama 1-9 Maret 2017. Sebelum datang, Kerajaan Arab Saudi meminta disediakan dua ground power unit di setiap armada pesawat terbang. "Ada permintaan khusus, kalau biasa standar pesawat kerajaan menggunakan Boeing 737 meminta ground power unit satu, tapi mereka meminta dua jadi total ada enam," kata Stasiun Manajer Bandara Halim Perdanakusuma Satriana di Pergudangan Cardig Grup, Halim, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017). Ground power unit merupakan alat pembangkit daya yang berada di luar pesawat. Namun, PT. Jasa Angkasa Semesta (Tbk) yang merupakan mitra untuk melayani selama kunjungan Raja Salman

    suara.com q
  • Isu Boikot Salat Jenazah Pro Ahok, Pemerintah Diminta Bertindak

    Suara.com - Wakil Ketua Komisi Keagamaan DPR Sodik Mudjahid ikut angkat suara tentang aksi pemasangan spanduk bertuliskan: Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung & Pembela Penista Agama di masjid menjelang pilkada Jakarta putaran kedua. "Kami minta kejengkelannya tidak dibalas dengan boikot amalan salat jenazah apalagi diekspose secara terbuka, tapi lebih ditahan atau yang lebih utama diubah dengan doa seperti yang dicontohkan Nabi SAW kepada kaum yang menistakannya: Ya Allah berilah mereka hidayah karena mereka tidak tahu," kata ‎Sodik kepada Suara.com, Jumat (24/2/2017). Anggota Fraksi Gerindra mengharapkan pemerintah cepat bertindak, tetapi tetap mengedepankan rasa keadilan masyarakat.

    suara.com q
  • Penemuan Makhluk Misterius Bersayap, Wujud Peri Sebenarnya?

    Liputan6.com, Jakarta - Beberapa tes yang dilakukan peneliti para makhluk mirip peri yang disebut Metepic Hybrid mengungkapkan hasil yang menarik. Baik mitokondria maupun DNA dari makhluk tersebut tidak memiliki kesamaan dengan makhluk hidup apapun di dunia ini. Menurut Richard Shaw dan L. A. Marzulli, mereka telah menunggu beberapa tahun untuk menjelaskan temuan mereka pada dunia. Mereka yakin, banyak yang menganggap temuan tersebut hoax belaka tapi mereka memberikan bukti mutlak kalau klaim tersebut benar adanya. Peneliti Ricardo Rangel Ph. D. yang melakukan tes DNA pada makluk misterius tersebut menyebutnya Metepec Creature. Dari hasil scan x-ray dan DNA terdapat penjelasan terhadap makhluk

    liputan6.com q
  • Di Jakarta, Raja Salman akan Menginap di Hotel Legendaris Ini

    Suara.com - Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan. "Ya, salah satunya di situ. Itu salah satunya ya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017). Argo mengatakan pengamanan terhadap Raja Salman akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur yang melibatkan Paspampres dan Polri. "Itu kan tamu negara, tamu VIP. Pengamanan harus sesuai SOP, itu semua kami lakukan," ujar Argo. Salah satu agenda Raja Salman di Jakarta adalah bertemu Presiden

    suara.com q
  • Top 3: Pengalaman Turis Jepang di Bali, Awalnya Sial Jadi Senang

    Liputan6.com, Jakarta - Setelah ditipu oleh seorang supir taksi di Bali, sepasang turis asal Jepang malah mendapatkan pengalaman indah. Kisah mereka menjadi pusat perhatian pembaca Liputan6.com pada Jumat (24/2/2017) sore. Selain itu, ada 5 kehebatan Bumi yang juga menggelitik rasa ingin tahu. Ternyata, planet biru ini lebih menakjubkan dari sangkaan kita. Laporan 5 hal aneh tentang Korea Utara juga menyedot perhatian pembaca. Negara itu sedang menjadi sorotan karena kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin di sana. Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya: 1. Ditipu Taksi di Bali, Turis Jepang Justru Dapat Pengalaman Indah Sepasang turis asal Jepang ditipu oleh argo palsu armada taksi di Bali. Insiden

    liputan6.com q
  • Alasan Bambang Hendarso Batal Beri Keterangan soal Antasari Azhar

    Liputan6.com, Jakarta - Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Martinus mengungkapkan alasan mantan Kapolri Jenderal Purnawirawan Bambang Hendarso Danuri batal memberikan keterangan terkait Antasari Azhar. Ia menjelaskan, pembatalan tersebut bukan dalam konteks Polri. "Keterangan pers yang disampaikan Pak BHD (Bambang Hendarso Danuri) tentu di luar konteks Polri, walau beliau itu mantan Kapolri. Kami menyerahkan kepada beliau untuk merilis, memublikasikan, dan menjelaskan kepada publik bagaimana proses penyidikian Pak Antasari saat itu," ucap Martinus di Kantor Mabes Polri Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2017). Terkait pembatalan Bambang Hendarso yang seharusnya dilakukan pada Kamis 23 Februari

    liputan6.com q
  • Lift, Tempat Duduk dan Kamar Mandi Khusus Raja Salman

    Metrotvnews.com, Jakarta: Pengelola Masjid Istiqlal siap menerima kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. Raja akan ke Masjid Istiqlal setelah salat Zuhur, Kamis 2 Maret. Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam mengatakan pihaknya menyediakan lift khusus Raja Salman. Lift untuk memudahkan Raja melihat lantai atas Istiqlal. "Terdapat BUMN yang mengurusi pengadaan lift untuk Raja Salman karena yang bersangkutan sudah berumur, tidak bisa naik tangga maka pakai lift," kata Abu, Jumat 24 Februari 2017. Selain itu, pihak Istiqlal menyediakan tempat duduk dan kamar mandi untuk kebutuhan wudhu Raja Salman. Fasilitas itu mungkin dirombak menyesuaikan kebutuhan

    metrotvnews.com q
  • DEAR HATERS: Pahit Getir Cinta Tata Janeeta yang Menguras Air Mata

    Liputan6.com, Jakarta Penyanyi seksi Tata Janeeta kembali mengalami kegagalan rumah tangga. Pernikahan kedua dengan pria asal Iran kandas. Namun, kegagalan rumah tangga yang kedua ini dirasa berat. Dalam acara Dear Haters, Kamis (23/02/17) Tata berkali-kali menangis saat harus mengingat getir pernikahan yang dialami

    liputan6.com q
  • Seorang Wanita Inggris Tewas Disiksa di Afsel

    Metrotvnews.com, Dullstroom: Seorang wanita Inggris tewas usai disiksa dengan perangkat las di Afrika Selatan. Ia juga diikat bersama suaminya, dan kemudian ditembak mati.  Susan Howarth, 64, dan Roberty Lynn, 66, diserang sekelompok pria bertopeng saat berada di rumah mereka di Dullstroom. Howarth dari Hampshire meninggal dunia akibat luka parah, setelah geng kriminal itu membuang ia dan suaminya ke pinggir jalan.  Lynn mengatakan kepada surat kabar lokal bahwa insiden terjadi pada Minggu 19 Februari sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat.  "Saya terbangun karena anjing-anjing di luar menggonggong, dan ada suara ribut di luar jendela," ucap Lynn, seperti dilansir ITV, Jumat 24 Februari

    metrotvnews.com q
  • Doa Penginjil Franklin Graham untuk Ahok, Shamsi Ali: Itu Haknya

    REPUBLIKA.CO.ID,  Oleh Imam Shamsi Ali *) Saya tidak tersinggung dengan seruan dari Franklin Graham kepada umat Kristiani dunia untuk berdoa bagi kesuksesan Ahok agar terpilih menjadi gubernur Jakarta untuk 5 tahun mendatang. Sangat wajar, dan saya kira alami, bahkan haknya untuk mendoakan. Fanatikkah? Ekstrimkah? Tidak tolerankah? Saya kira tidak! Beberapa waktu lalu, saya menuliskan, bahwa pada setiap kelompok manusia itu, secara kejiwaan sosial ada yang disebut 'social solidarity'. Yaitu kecenderungan semua pihak membela kelompoknya. Sekolompok kerbau saja kalau sesama kerbau diserang harimau akan bersama membela sesamanya. Di situlah saya, tidak pernah tersinggung atau marah. Atau menuduh

    Republika q
  • ENAM PLUS: Hak Angket Pemberhentian Ahok Resmi Bergulir

    Liputan6.com, Jakarta Hak angket diinisiasi oleh oleh 4 fraksi yakni Gerindra, Partai Demokrat, PKS, dan PAN. 'Ahok-Gate' muncul karena pemerintah tidak menonaktifkan Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI meski sudah menjadi terdakwa. Baca juga:

    liputan6.com q
  • Nasib Buni Yani, Kini Tak Punya Kerjaan Tetap

    Suara.com - Pengacara tersangka Buni Yani, Aldwin Rahardian, mengaku belum dikabari penyidik Polda Metro Jaya mengenai perkembangan terakhir proses pelimpahan berkas perkara kasus penyebaran ujaran kebencian ke kejaksaan. Dia baru tahu dari media massa kalau ternyata polisi sempat salah alamat menyerahkan berkas ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, padahal seharusnya Kejati Jawa Barat. "Belum dikasih tahu apa-apa. Seharusnya dari tanggal 19 Desember itu, ada waktu 14 hari untuk berkas dikembalikan. Dari kejaksaan ke polisi kan tuh. Tanggal 19 Desember itu, hampir tiga bulan berkasnya itu nggak dibalik-balikin lagi. Nah, terakhir saya dengar masuknya ke Kejati Jabar," kata Aldwin, Kamis (23/2/2017).

    suara.com q
  • Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

    Suara.com - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah terjadi kemiskinan yang ekstrim di Jakarta. Anggaran, katanya, lebih banyak dipakai untuk masyarakat kelas menengah ke atas. "Uangnya dipakai untuk urusan-urusan lain yang ngurusin kelas menengah ke atas. Menengah ke bawah tidak terima. Buktinya hilang di jalan," kata Anies di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/2/2017). Menurut pasangan Sandiaga Uno kondisi seperti ini bukan baru saja terjadi, tapi sudah berlangsung selama puluhan tahun. Dia tidak mau menyalahkan pemerintah sekarang yang dipimpin oleh rival politiknya di pilkada Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. "Ini bukan salah satu, dua gubernur.

    suara.com q
  • Tawuran Pelajar Maut di Pasar Rebo, Polisi Datang Terlambat?

    Liputan6.com, Jakarta Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Muhammad Agung Budijono mengatakan, pihaknya masih mendalami pemicu tawuran pelajar yang memakan satu korban jiwa di flyover Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur. Satu pelajar SMK Bunda Kandung, Jakarta Selatan, bernama Ahmad Andika Baskara meninggal dunia akibat tawuran pelajar itu. "Mereka (polisi) pas dateng ya sudah kejadian," tutur Agung saat dikonfirmasi, Jumat (24/2/2017). Menurut Agung, sebenarnya polisi selalu patroli terhadap kelompok pelajar yang terlihat berkerumun di jalanan. Sebab itu, permasalahan ini masih dalam proses penyelidikan. "Itu sebenarnya kita tiap siang, program kita kalau ada kumpul anak-anak itu kita

    liputan6.com q
  • Korban Tewas Tawuran di Pasar Rebo Siswa SMK Bunda Kandung

    Liputan6.com, Jakarta - Publik dihebohkan dengan video tawuran pelajar yang viral di sosial media. Aksi bentrokan itu diketahui dilakukan oleh dua kelompok pelajar di kolong flyover Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tawuran terjadi pada Rabu 14 Februari 2017. Tawuran terjadi antara pelajar SMK Adiluhur Jakarta Timur dan SMK Bunda Kandung Jakarta Selatan. "Di video terlihat ada pembacokan yang dilakukan anak SMK itu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/2/2017). Argo menuturkan, para pelajar tersebut terlihat membawa sejumlah senjata tajam. Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut. "Korban satu yang tergeletak

    liputan6.com q
  • Merawat AC Agar Awet Sampai Lebih dari 10 Tahun

    Liputan6.com, Jakarta AC (air conditioner) atau pendingin ruang kini menjadi kebutuhan utama dalam sebuah hunian, apalagi di daerah tropis seperti Indonesia. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruang. Namun seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetannya pun akan menurun dan berakhir rusak. Umumnya, mulai mengalami kendala setelah jangka waktu penggunaan 2-4 tahun. Sebenarnya, jika Anda mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih. Ikuti beberapa tips dari Rumah.com berikut untuk bikin AC rumah Anda awet. Gunakan Timer Gunakan fitur timer saat menyalakan AC sehingga

    liputan6.com q
  • Dapat Pendonor Darah, Begini Ungkapan Bahagia Julia Perez

    Liputan6.com, Jakarta - Kondisi kesehatan Julia Perez (Jupe) yang tak kunjung membaik mengharuskannya mendapat transfusi darah dari pendonor. Pelantun "Belah Duren" itu pun meminta publik mendonorkan darah untuknya melalui Instagram, Kamis (23/2/2017). Tak menunggu terlalu lama, Jupe sudah mendapat tanggapan positif dari publik. Melalui akun Instagram pribadinya, Julia Perez memperlihatkan para pendonor yang jumlahnya cukup banyak.  Tak ayal, perempuan yang menjadi pejuang kanker sejak dua tahun lalu itu mengungkap rasa syukur atas kebaikan para pendonor. "Thanks so much uda mau donor darah buat jupe. semoga tuhan membalas kebaikan kalian.. maff tadi tidak bisa di temui karena masih dalam pengawasan,"

    liputan6.com q
  • Klarifikasi Said Aqil Soal Duduk Sebelah dengan Ahok

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menekankan, NU secara tegas menolak hoax. Namun, NU sendiri ternyata sering jadi korban hoax, termasuk soal kedekatan Ketum PBNU dengan Basuki Tjahaja Purnama. Hal itu, lanjut Said, termasuk saat ia datang ke pelantikan pengurus Hanura beberapa waktu lalu. Kebetulan duduk di sebelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, ia merasa, posisi duduk telah disiapkan panitia. "Panitia sudah siapkan, ada namanya, terpaksa duduk di sebelah Ahok, isunya luar biasa," kata Said, Kamis (23/2). Ia menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) tegas menolak hoax atau berita palsu, dan menyarankan Nahdliyin selalu bertabayyun

    Republika Online q
  • WowKeren.com: Mulan Jameela Ungkap Fakta Dibalik Unggahan Foto Lawas Ahmad Dhani Soal Maia Estianty

    WowKeren.com - Ahmad Dhani diketahui sempat mengunggah foto lawas pernikahannya dengan sang mantan istri, Maia Estianty. Tak hanya netter, istri Dhani, Mulan Jameela pun memberikan likes pada foto tersebut. Lantas, apa komentar Mulan terhadao foto lawas sang suami? Benarkah jika rumah tangganya kini mulai terancam kandas? Sebagai istri, Mulan mengaku tidak terbawa perasaan alias baper dengan foto Dhani dan Maia tersebut. Ia malah memuji gambar tersebut sebagai foto yang bagus. Mulan pun mengaku ingin berbahagia dengan kehidupan masa lalu Dhani. "Iya, saya nge-likes. Kenapa? Enggak ada masalah, orang fotonya juga bagus dan merupakan bagian dari hidup mas Dhani," ujar Mulan saat ditemui di kawasan

    WowKeren q
  • Marah Besar, Tiara Dewi Sebut Dewi Sanca ‎dengan Kata Ini

    Liputan6.com, Jakarta - Tiara Dewi mengaku kesal dengan pedangdut Dewi Sanca. Artis yang tenar dengan sebutan Syahrini KW itu emosi karena suaminya, Lucky Hakim, kerap dihubungi Dewi Sanca. Tiara Dewi coba memenanyakan maksud sikap Dewi Sanca yang berlagak mesra dengan Lucky Hakim. Namun, teleponnya berkali-kali ditolak. "Jelas (emosi). Semua istri di dunia akan marah kalau suaminya dipanggil sayang oleh orang lain. Apalagi dia (Dewi Sanca) lakukan apa-apa seperti mau operasi laporan ke Mas Lucky. Memang siapa dia?," kata Tiara Dewi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). "Kalau dia memang mau baik, kenapa dia reject telepon saya. Maunya apa coba? Angkat dong kalau memang anggap

    liputan6.com q