• Berita
    Liputan6

    Top 3: 3 Negara di Asia yang Mampu Bertahan Hadapi Corona

    Liputan6.com, Jakarta - International Monetary Fund (IMF) dan World Bank menyatakan jika di kawasan Asia hanya ada tiga negara yang mampu bertahan dari serangan pandemi virus corona (Covid-19). Ketiga negara tersebut yaitu Indonesia, Tiongkok dan India.Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menurut dia, dampak dari pandemik Covid-19 membuat berbagai negara mengkombinasikan kebijakan penanganan dan stimulus ekonomi yang besar. Ini disebakan eskalasi penyebarannya juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi global dan Indonesia.Menurut Sri Mulyani, langkah yang dilakukan semua negara biasanya terdiri dari instrumen fiskal, apakah itu memberikan insentif pajak atau tax break.Artikel mengenai negara yang mampu bertahan hadapi corona ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu 8 April 2020: **Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini. 1\. IMF: Hanya Ada 3 Negara Asia Mampu Bertahan Hadapi Corona, Indonesia Salah SatunyaInternational Monetary Fund (IMF) dan World Bank memperkirakan Indonesia masih bisa tumbuh positif di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Indonesia menjadi satu dari tiga negara yang mampu bertahan dari wabah virus asal China tersebut."Proyeksi untuk Asia, termasuk Indonesia dari dua institusi, yaitu World Bank dan IMF, hanya tiga negara yang masih diperkirakan bertahan di atas 0 persen atau positif teritori, yaitu Indonesia, Tiongkok dan India," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, seperti ditulis Selasa (7/4/2020).Sri Mulyani mengatakan Indonesia diperkirakan hanya akan tumbuh sebesar 2,3 persen di kuartal II dan III pada tahun ini, sementara pertumbuhan akan membaik di kuartal IV-2020.Baca artikel selengkapnya di sini 2\. Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang Lagi, Ini Tanggapan GrabMenteri Kesehatan  (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemprov DKI Jakarta di wilayahnya mulai Senin malam (6/4). Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.Adanya PSBB ini melarang ojek online membawa penumpang dan hanya diperbolehkan mengangkut barang.Oleh karena itu Grab Indonesia segera menindaklanjuti aturan kebijakan PSBB dari pemerintah dan menyatakan tengah berkoordinasi bersama pihak terkait.Baca artikel selengkapnya di sini 3\. Tiap Peserta Dapat Rp 3,55 Juta, Simak Seluk Beluk Kartu PrakerjaProgram kartu Prakerja yang dipromosikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada masa kampanye pemilihan Presiden Indonesia 2019. Kartu Prakerja ini kemudian resmi dirilis pukul 09.00 WIB pada tanggal 20 Maret 2020.Program Kartu Prakerja ini dikelola oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko). Kini program tersebut dipercepat pendaftarannya mulai pekan kedua April 2020, sebagai salah satu langkah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 4 Tahun 2020 tentang Re-focusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa untuk Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).Lalu apa sebenarnya kartu Prakerja? Jika Anda masih belum tahu terkait informasi tersebut, Liputan6.com merangkum berbagai informasi terkait apa saja tentang kartu Prakerja:Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita
    Liputan6

    Nia Ramadhani Puyeng Lihat Arisan Sosialita Bertabur Berlian

    Liputan6.com, Jakarta Nia Ramadhani mendatangi sebuah kegiatan arisan sosialita. Nia yang datang bersama Jessica Iskandar dibuat kaget karena arisannya bukan dalam bentuk uang. Tak tanggung-tanggung arisan yang dilakukan para sosialita menggunakan berlian sebagai bendanya. Meski dirinya berasal dari golongan orang kaya raya, Nia Ramadhani mengaku pusing melihat kegiatan para sosialita.Hal itu terungkap dari tayangan 'Ngopi dara' di channel youtube Trans TV Official. Dalam arisan tersebut Nia Ramadhani dan Jessica melihat ada sosok Muzdalifah, mantan istri Nassar KDI.  Arisan BerlianNia Ramadhani dan Jessica Iskandar tampak terkejut melihat para sosialita. Mereka sedang menggelar acara arisan. Arisan yang dilakukan tentunya bukan arisan biasa. Sebab para sosialita sedang berharap nama mereka keluar untuk mendapat berlian.  Ada MuzdalifahNia Ramadhani dan Jessica Iskandar semakin terkejut ternyata dalam arisan tersebut ada Muzdalifah. Jessica dan Nia pun bertanya berlian yang didapat dari arisan tersebut. "Mbak Muz cincin yang paling mahal yang mana?" tanya Jessica kepada Muzdalifah."Aku engga tahu, yang punya kan ini," kata Muzdalifah berkilah."Kan sering beli, pasti tahu lah," timpal Nia Ramadhani."Aku engga tahu," kata Muzdalifah.  Muzdalifah Sering Membeli BerlianJessica menanyakan kepada seorang wanita bernama Yuni yang merupakan penjual berlian. Yuni pun menyebut jika Muzdalifah sering membeli berlian darnya. "Mba Muz sering beli ga?" tanya Jessica kepada Yuni."Sering dong," jawab Yuni."Mbak Mus yang beli cincin, Mbak Mus atau suaminya?" tanya Jessica lagi."Suaminya lah," kata Yuni.  Potret Cincin BerlianJessica menanyakan salah satu cincin berlian. Harga satu cincin mencapai puluhan juta."Ini harganya Rp40 Juta," kata Yuni.  Kocok ArisanNia Ramadhani dan Jessica Iskandar kemudian membantu untuk mengocok arisan. Hingga akhirnya keluar tiga nama yang mendapat berlian. Suasana pun tampak makin riuh.  Pusing Lihat Arisan SosialitaNia Ramadhani mengaku pusing melihat para sosialita saat acara arisan berlian. "Aduh temen ngopi pusing ya kalau ngomongin berlianan-berlianan. Tuh repot pilih-pilih berlian," ungkap Nia.Sumber: Merdeka.com

  • Berita
    Liputan6

    7 Potret Terbaru Nakula, Kembaran Sadewa yang Kini Berkumis

    Liputan6.com, Jakarta Bagi yang pernah menonton film Summer Breeze, tentunya sudah tak asing dengan duo kembar berambut kribo, Nakula dan Sadewa? Dalam film yang tayang pada 2008 silam ini keduanya berperan sebagai Marcell Chandrawinata dan Mischa Chandrawinata ketika masih kecil.Di film Summer Breeze, sosok Nakula dan Sadewa pun berhasil curi perhatian. Berkat tingkahnya yang menggemaskan, artis kembar ini mendapat tawaran bermain di berbagai judul sinetron Tanah Air.Nakula Quarty Maximillian Kussler dan Sadewa Quency Eduard Kussler, ialah anak dari artis Firda Kussler atau yang lebih dikenal sebagai Firda Razak.Namun kini Nakula dan Sadewa sudah jarang tampil di layar kaca televisi. Kini bocah kembar tersebut telah tumbuh menjadi pria yang tampan, bahkan rambutnya sudah tak lagi kribo.Selain parasnya yang kembar dan sulit dibedakan, keduanya pun selalu bersama seakan tak bisa dipisahkan. Namun Nakula dan Sadewa tentunya memiliki kegiatan dan hobi masing-masing.Nakula tampak lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Penasaran seperti apa kabar terbaru kembaran Sadewa ini? Berikut potret terbaru Nakula dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (7/4/2020). 1\. Nakula kini sudah beranjak dewasa, pada 2017 lalu ia dan saudara kembarnya sudah tamat SMA. 2\. Kini penampilan Nakula juga tampak berbeda, ia tak lagi tampil dengan gaya rambut kribo. 3\. Nakula kini tumbuh jadi pria dewasa. Kumis tipis tampak menghiasi wajahnya. 4\. Memiliki kegiatan yang berbeda, Nakula dan Sadewa kini tak selalu bersama-sama. 5\. Tampil dengan kumis tipis, penampilan Nakula ini berhasil bikin pangling. 6\. Potret Nakula dan Sadewa saat bersama. Keduanya tampak kompak dengan busana putih. 7\. Meski sudah jarang tampil di layar kaca televisi, Nakula beberapa kali masih terlibat syuting.

  • Berita
    VIVA

    Momok Kanibalisme di Balik Krisis COVID-19 Tersibak

    Yang ditakutkan Jokowi itu bukan penurunan daya beli, tapi kanibalisme.

  • Berita
    Liputan6

    Negaranya Lockdown, Keluarga Ini Terpaksa Makan Nasi dan Gula

    Liputan6.com, Jakarta Virus Corona Covid-19 yang kini tengah merebak di berbagai negara telah berdampak negatif terhadap berbagai sektor. Seperti sektor transportasi, pariwisata, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya.Selain itu, pandemi global ini juga menoreh berbagai cerita memilukan di tengah masyarakat. Banyak orang yang harus terpisah dari keluarganya, kehilangan orang terkasih, kehilangan mata pencaharian hingga kesulitan menafkahi diri sendiri dan keluarganya.Pemerintah di beberapa negara juga terpaksa menerapkan kebijakan lockdown demi mencegah penularan virus Corona Covid-19 semakin meluas. Meskipun lockdown diterapkan demi kepentingan warga negara tersebut, namun kebijakan ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat, terutama keluarga kurang mampu.Seperti yang dialami sebuah keluarga yang tinggal di Pasir Gudang, Johor, Malaysia ini. Setelah diberlakukannya Movement Control Order (MCO) atau lockdown oleh pemerintah setempat, Roslan A Aliudins sang kepala keluarga tidak dapat bekerja sehingga ia kesulitan untuk menafkahi keluarganya. Kehabisan Uang Selama LockdownPria berusia 30 tahun tersebut mengatakan bahwa istrinya, Nurul Nisa Irmin yang berusia 26 tahun itu hanya bisa menghidangkan nasi atau bubur beras saja. Hal ini ia lakukan setelah keluarganya menerima sumbangan dari Asosiasi Warga Taman Cendana.Berasal dari Lahad Datu, Sabah, Roslan kini telah tinggal di Johor selama hampir 10 tahun. Satu-satunya sumber penghasilannya adalah melakukan pemasangan kabel listrik yang sekarang tidak dapat dilakukannya karena penerapan lockdown.“Sejak MCO dimulai, saya belum bisa bekerja, meskipun menerima panggilan untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan kabel di rumah-rumah. Pada awalnya, saya bisa mengumpulkan uang apa pun yang saya tabung, tetapi setelah sekitar satu minggu yang lalu, tabungan saya habis,” ungkap Roslan seperti dikutip oleh Liputan6.com dari World of Buzz, Selasa (7/4/2020). Terpaksa Makan Nasi dan GulaSetelah mulai kehabisan dana, Roslan menjelaskan kesulitan keuangannya kepada Ketua Asosiasi Warga Taman Cendana, Shamsul Bahrin Ibrahim. Keluarganya kemudian diberi bantuan bahan makanan berupa beras dan gula. Namun karena tidak mampu membeli makanan yang lainnya, Roslan dan keluarganya hanya mengkonsumsi makanan dari sumbangan tersebut tanpa dilengkapi lauk pauk."Selama empat hari, menu kami hanya terdiri dari nasi atau bubur dengan gula, atau nasi goreng," kata Roslan.Namun, kini Roslan dan keluarganya dapat sedikit menikmati lauk setelah menerima sumbangan berupa ikan dan sayuran. Hal ini kerena Roslan adalah bagian dari 3.000 penerima bantuan makanan yang disediakan oleh supermarket Econsave kepada penduduk di lingkungan tersebut. Kini Roslan hanya berharap bahwa MCO akan segera dicabut, sehingga ia dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

  • Berita
    Fimela

    Inilah 5 Kelemahan Virus Corona yang Wajib Kamu Ketahui

    Fimela.com, Jakarta Sampai saat ini para peneliti masih terus berusaha menemukan vaksin Covid-19 untuk meredam angka infeksi korban. Diketahui bahwa jumlah korban hingga saat ini sudah mencapai angka dua ribu lebih. Angka yang sangat mengkhawatirkan karena terus bertambah setiap harinya.Virus ini mudah menyebar dari satu manusia ke manusia lainnya, dalam waktu yang cepat maka dari itu, berbagai cara pun dilakukan untuk memutus rantai penyebaran. Mulai dari social distancing, percobaan karantina wilayah, himbauan menjaga kebersihan yang terus digalakkan hingga kini demi memerangi Covid-19. Berita terbaru kini, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker, masker kain misalnya karena masker lainnya yang lebih steril sudah sulit didapatkan dan harganya sudah tidak wajar. Hal tersebut semata-mata merupakan bentuk waspada diri agar terhindar dari infeksi Covid-19.Tapi tahukah kamu jika virus corona sebenarnya memiliki beberapa kelemahan yang bisa kita siasati untuk mencegah penyebaran penularannya. Jika kamu penasaran, artikel Fimela.com kali ini akan membahas 5 kelemahan virus corona yang wajib kamu ketahui. Cek infonya berikut ini. Mudah Hancur dengan Menggunakan Sabun dan Air MengalirKelemahan virus corona yang pertama ialah mudah dihancurkan dan mati jika terkena sabun dan dibersihkan dengan air mengalir. Itulah alasannya mengapa pemerintah dan beberapa kampanye kesehatan lainnya mewajibkan kita untuk rajin mencuci tangan baik sebelum beraktivitas maupun sesudah beraktivitas.Kandungan senyawa sabun menghancurkan tiga bagian yang ada pada virus corona yakni : * DNA atau RNA yang menjadi inti dari virus. * Protein yang merupakan bahan baku virus untuk menggandakan diri. * Lapisan lemak sebagai pelindung luarnya.Ketiga bagian tersebut tidak terikat secara kuat antara satu dengan yang lainnya  sehingga, saat lapisan lemak hancur karena bertemu dengan senyawa sabun maka, virus corona pun akan hancur dan mati.Maka dari itu, untuk menghindari penyebaran Covid-19, kamu harus rajin mencuci tangan karena tindakan ini ampuh menghancurkan virus. Cuci tangan anda dengan benar dan dibersihkan dengan air mengalir sehingga tangan anda tetap sehat dan steril, virus pun akan sulit menginfeksi. Bisa Kalah dengan AntibodiSelanjutnya, kelemahan virus corona yang lain ialah mudah dikalahkan dengan antibodi manusia yang sehat. Virus sejatinya akan sulit masuk menginfeksi tubuh manusia jika manusia tersebut memiliki sistem imun atau antibodi yang kuat.Sistem imun yang baik didapatkan dari pola hidup sehat misalnya, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Nutrisi yang ada dalam makanan dapat memberikan banyak manfaat yang berpengaruh pada sistem imunitas tubuh.Tentunya kabar bahwa salah satu kelemahan virus corona ialah sulit menginfeksi tubuh dengan antibodi yang kuat dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Australia. Mereka membuat sejumlah eksperimen dengan pasien Covid-19 dan memantau kadar antibodinya setiap hari.Memang hal ini masih perlu banyak pembuktian secara ilmiah dan dalam skala yang lebih besar apakah virus ini benar-benar memiliki kelemahan dengan antibodi yang sehat. Namun setidaknya, penelitian ini mengingatkan kita untuk terus menjaga pola hidup sehat dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai penyakit. Mudah Dibasmi dengan DisinfektanVirus corona yang menyebabkan Covid-19 ternyata cukup lemah jika berhadapan dengan bahan disinfektan. Hal ini serupa dengan virus corona lainnya yang menyebabkan SARS dan MERS.Berdasarkan hasil penelitian, virus tersebut dapat dinon-aktifkan dengan bahan disinfektan yakni, alkohol dengan kadar 60%-70%, hidrogen peroksida 0,5%, atau sodium hipoklorit dengan kadar 0,1% dalam waktu 1 menit.Itu juga merupakan alasan mengapa saat ini digencarkan penyemprotan disinfektan secara massal baik penyemprotan disudut-sudut kota hingga perorangan. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan beberapa barang ataupun peralatan yang kamu ginakan sehari-hari agar terhindar dari infeksi virus. Mudah Lemah Apabila Terkena Suhu panasKelemahan virus corona selanjutnya ialah mudah melemah pada suhu panas. Memang belum ada penelitian yang betul-betul membuktikan bahwa teori ini benar, Covid-19 lemah terhadap panas.Akan tetapi, pada virus corona yang menyebabkan penyakit SARS, suhu panas terbukti dapat melemahkan virus. Hal ini juga serupa dengan data yang diterbitkan oleh WHO bahwa virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56°C. Tidak Bisa Bertahan Lama di PermukaanVirus corona memang bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini tidak lagi cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi. Sehingga baik WHO maupun Kementerian Kesehatan RI tidak melarang aktivitas pengiriman paket antar negara karena risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah.

  • Berita
    VIVA

    Andi Darussalam Tabussala Positif Corona Tanpa Ada Gejala

    Andi Darussalam Tabussala adalah tokoh sepakbola nasional